Libur Karantina dan Dampaknya
Halo Semuanya, apa kabar kalian? Ahkirnya bisa bikin blog lagi hehehe…. senang deh. Kali ini saya akan membahas apa aja sih kegiatan saya selama di Rumah atau social distancing selama adanya pandemi virus Covid-19. Tapi sebelumnya kita harus tahu dulu apa itu Virus Covid-19.
A. Apa itu Virus Corona ?
Virus Corona atau severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) adalah virus yang menyerang sistem pernapasan. Virus Corona bisa menyebabkan gangguan pada sistem pernapasan, pneumonia akut, sampai kematian. Severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) yang lebih dikenal dengan nama virus Corona adalah jenis baru dari coronavirus yang menular ke manusia. Virus ini bisa menyerang siapa saja, baik bayi, anak-anak, orang dewasa, lansia, ibu hamil, maupun ibu menyusui.
Virus ini muncul pertama kali di bulan Desember 2019 di Kota Wuhan, Cina. Virus ini menyebar dengan sangat cepat ke seluruh bagian dunia. Virus ini telah menyerang lebih dari 190 negara di dunia.
Di Indonesia sendiri, jumlah pasien Virus Corona pun sudah terbilang banyak jumlahnya. Total kasus Virus Corona sekarang ialah lebih dari 5 ribu orang. Namun, jumlah pasien sembuh lebih banyak daripada jumlah pasien meninggal. Jumlah pasien sembuh ialah lebih dari 600 orang, sedangkan pasien meninggal sejumlah 500 orang. Jumlah kasus Virus Corona terbanyak di Indonesia berasal dari Provinsi DKI Jakarta, yaitu lebih dari 2 ribu kasus Virus Corona.
B. Isu Covid-19 yang Beredar di Masyarakat
Sebelum Virus Corona masuk ke Indonesia, banyak orang berpendapat bahwa Indonesia cenderung tidak akan terkena outbreak Covid-19, karena Indonesia beriklim tropis, dengan suhu harian dan kelembapan udara yang cukup tinggi, sehingga virus ini tidak mampu bertahan dalam waktu yang lama. Pada faktanya, isu ini belum dapat dibuktikan.
Mengenai virus ini, masyarakat Indonesia awalnya banyak yg hanya meremehkannya saja. Bahkan banyak jiwa yang mengatakan halah saya tidak akan terkena orang saya sehat, mana mungkin orang sehat bisa terkena virus, namun pada faktanya virus ini tak memandang dari kesehatan tubuh, virus ini menyerang semua orang tanpa peduli usia maupun kondisi tubuh.
Daya tahan tubuh yang baik dianggap sebagai pelindung tubuh kita dari berbagai virus. Nah, fakta lainnya ialah gejala awal infeksi Virus Corona ini tidaklah spesifik, dan hanya tampak seperti flu biasa. Oleh karena itu, diharapkan pada masyarakat Indonesia agar lebih waspada terhadap gejala Covid-19.
C. Covid-19 yang berada Lingkungan Masyarakat
Sebagai pelaksanaan Social Distancing, pemerintah menganjurkan kegiatan belajar dari rumah, bekerja dari rumah, dan ibadah dari rumah. Banyak karyawan telah di rumahkan oleh perusahaan sebagai penerapan Social Distancing hal itu dilakukan agar memutus rantai penyebaran virus Corona . Kegiatan ibadah dan acara keagaman lainnya pun tidak lagi diadakan dengan bentuk perkumpulan, melainkan di lakukan di rumah masing masing karena jika kegiatan keagamaan dilakukan secara ramai takutnya akan menyebar secara luas. Misalnya, Sholat Jum’at Berjamaah di Masjid ditiadakan, dan rakyat Indonesia dianjurkan untuk melaksanakan Sholat Jum’at di rumah masing maisng. Banyak juga yang memakai teknologi canggih masa kini untuk menjalankan kegaiatan keagamaan.
Para pelajar di Kota Batam mulai belajar di rumah sejak tanggal 17 April 2020. Semua kegiatan belajar mengajar dilakukan di rumah masing masing, baik guru maupun siswa. Kebanyakan guru menggunakan IPTEK masa kini untuk melakukan kegiatan belajar mengajar secara online . Contohnya melalui website sekolah, Edmodo, Google Classroom, Google Hangout, Zoom dan masih banyak lagi. Tetapi, masih ada para siswa yang tidak hadir dalam pembelajaran online dan ada juga siswa yang terkendala dalam jaringan internet sehingga kegiatan KBM tidak berjalan secara efektif.
Dalam pengalaman saya belajar online di rumah, setelah beberapa minggu mengikuti pemebelajaran online saya mendapat banyak dampak baik dampak positif dan negatif selama belajar online di rumah. Dampak positif yang saya dapat selama ini sangat banyak, disaat pembelajaran online kita diwajibkan menggunakan IPTEK sebagai sarana pembelajaran, bagi saya ini sebuah keuntungan, mengapa? Karna saya bisa berbagi ilmu dari beberapa teman yang mungkin sudah lebih pandai dari saya dalam menggunakan IPTEK yah bisa dibilang membantu saya dalam menggunakan IPTEK dengan cermat dan mungkin bisa menggembangkannya kedepan agar tidak dikatakan GAPTEK. Saya juga lebih santai sambil mengerjakan pekerjaan rumah yang diberikan. Dampak yang paling mengguntungkan bagi saya yaitu bisa berkumpul dengan keluarga untuk membantuk keluarga yang tetap harmonis apalagi beribadah langsung dengan keluarga iru adalah yang paling menyenangkan.
Nah dampak negatifnya sudah pasti saya tidak bisa pergi ke sekolah seperti biasa, hal ini merugikan loh bagi semua siswa karna tidak mendapatkan sepeser pun uang jajan hehe… saya juga merindukan teman-teman sekelas saya, walaupun kita bisa chat dan video call mereka. Tetap saja rasanya tidak sama dengan bertatap muka secara langsung apalagi kita hanya bercanda, dan berbicara melihat hanya terbatas pada layar handphone atau laptop, dan satu lagi tugas yang diberikan sangat banyak terkadang membuat libur terasa melelahkan daripada masuk sekolah seperti biasa. Selama pembelajaran online seluruh siswa disuruh untuk memahami sendiri materi baru yang mungkin materinya belum sampai atau belum pernah diterangkan, tentu saja keadaan ini sangat sulit tidak semua siswa dapat menerima pelajaran tanpa diterangkan, ada beberapa siswa yang membutuhkan penjelasan yang lebih dan mungkin lebih mudah untuk dipahami, apalagi sebentar lagi akan menjelang ujian pasti semua siswa akan gelagapan dalam mempersiapkan diri dalam ujian.
Bukan hanya belajar online saja yang dapat saya lakukan, ada banyak kegiatan yang bisa saya lakukan di rumah dalam rangka mencegah virus Corona seperti, saya bisa melakukan olahraga ringan sekedar membuat tubuh saya tetap bugar walaupun hanya dirumah saja dan saya pun tidak lupa untuk minum vitamin agar imun dalam tubuh saya tetap terjaga, dan membantu orang tua pun sudah menjadi kegiatan rutin., saya juga membuat berbagai makanan yah walaupun hanya dessert saja.
Sedikit saran dari saya jika hendak ingin pergi keluar rumah jangan lupa untuk menggunakan masker, agar tidak memboros ada baiknya kita membuat atau membeli masker kain yang bisa dicuci dan dipakai secara berulang. Dan jangan lupa untuk membawa hand sanitizier yah teman-teman. Kalau memang keluar itu tidak terlalu penting ada baiknya kita menunda bepergian keluar. Dengan cara ini kalian sudah membantu pemerintah dalam proses pencehagan penyebaran covid-19. kita seharusnya bahu-membahu berperang melawan Covid-19. Janganlah kita egois dan keras kepala, kita sebagai garda depan membantu pemerintah dan tenaga medis itu mencegah penularan virus Corona.
Jangan lupa untuk tetap berdoa dan berharap agar masalah virus Covid-19 ini dapat segera diatasi agar masalah tersebut dapat selesai. Yakin dan percaya jika kita bisa bekerjasama tidak ada kata gagal dalam melakukan pencegahan virus Corona. Ayo sama-sama perangi virus corona demi Indonesia yang kita cintai!!!!!!!!!
Sumber :